ata$>

Tuesday, July 19, 2005

Arjuna

Sifat cinta sama seperti sifat air dalam tanahapabila anda tidak cukup menggali, yang anda peroleh adalah air yang keruh apabila anda cukup menggali, yang anda peroleh adalah air yang bersih dan jernih.

Sunday, July 10, 2005

Tegar

MENYERUAK
Kudengar lagi denting nada itu pelan
Sejenak aku perhatikan angin itu berhembus
Oh tidak !!! angin itu telah menjadi badai
Badai besar menyeruak batin jiwaku
Aku telah terhempas dari lamunanku
Keringat mengucur dengan derasnya dari pori-pori kulitku
Dadaku terasa sesak oleh pukulan
Seakan tidak kuat menahan hebatnya hembusan
Kuperhatikan sekeliling tubuhku yang kaku
Aku libas semua yang tertangkap kornea mataku
Tetapi mereka tetap berjalan tegap diatas besi
yang menuntun mereka sampai akhir perjalanan
aku bilang aku tak mampu dengan semua ini
aku pusing telah mendengar alunan nada itu
tapi seonggak asa yang tetap kukuh
telah memberiku permata
yang bersinar menyelimuti seluruh kehidupanku
kehidupan yang penuh lubang menganga
yang siap menerima kedunguanku
aku tetap disini dan masih menatap kedepan
berjalan menyusuri belukar yang menyesatkan
aku harus waspada terhadap makhluk kerdil
yang membuntuti perjalananku
aku tengadahkan mukaku seraya kutekuk kakiku
aku redam nafsuku sembari mengangkat tanganku
lalu aku muntahkan azamku
faidza adzamta, fatawakkal alallah

Saturday, July 09, 2005

Thank Jogjaku

begitu sempurnakah engkau merajut karyamu
kau tundukkan mahlukmu dihamparan pasir
kau rayu hambamu disela-sela dzikir
tapi begitu dungukah?
begitu butakah?
begitu sombongkah kehadiranku tuhan?!!
keindahan alam jogjamu menyentak denyut hidupku
trimakasih tuhan..................
Paris,suatu ketika,05

Friday, July 08, 2005

BELUM ADA JUDULNYA

BELUM ADA JUDULNYA
sisakan waktu luang
tak satupun akhiri perbincangan
kata menjadi kesimpulan
juru kunci persoalkan masa silam
terletak pada muara
diberi jarak kemustahilan
toh dilalui juga
apa lagi?
mengecoh kalimat demi kalimat
melekat dalam pikir menyudahi
ungkapan bagian tersendiri
menawarkan tutur kata entahlah
From: Ida

Sunday, July 03, 2005

Cholilulloh Mc Al-Failany

Bento Fans Club


Ujung Aspal Jongkangan


Di jongkangan ini aku dilahirkan
Di balai bambu buah tangan bapak-ku
Di jongkangan ini aku dibesarkan
Di belai mesra lentik jari ibu
Tempat KKN-ku ujung aspal utara masjid
Rimbun dan anggun ramah senyum penghuni dusun
Kambing sembilan sapi tiga motor punya
Ladang yang luas habis sudah sebagai gantinya
Sampai saat tanah jongkangan
Tersentuh sebuah rencana dari serakahnya kota
Terlihat murung wajah pribumi
Terdengar langkah hewan bernyanyi
Di depan masjid samping rumah pemuka dusun
Tempat dulu kami bermain mengisi cerahnya hari
Namun sebentar lagi angkuh tembok pabrik berdiri
Satu persatu sahabat pergi dan takkan pernah kembali

KKN Memories